Apa Indikator Terbaik Untuk Trading Trend Forex Itu?

, , ,

APA INDIKATOR TERBAIK UNTUK TRADING FOREX ITU? APAKAH TERBUKTI PROFITABLE?

 

 

Sobat trader, di artikel sebelumnya, apa itu forex sudah sempat membahas bagaimana cara trading tanpa indikator. Tapi jika Anda merasa trading tanpa indikator hasilnya kurang maksimal, apa itu forex kali ini akan membahas indikator yang profitable untuk trading trend. Kira-kira apa saja ya indikatornya? Simak baik-baik ya..

Indikator untuk trading trend jumlahnya sangat banyak. Namun yang paling sering di gunakan trader adalah trendline channel dan Andrew’s pitchfork. Baik TC atau AP sama-sama indikator kelas dasar. Maka tak heran jika trader bisa menemukan indikator ini semua platform trading. Akan tetapi, pada moment tertentu ada masa ketika salah satu indikator ini lebih “jago” dan bisa membantu trader meraih hasil trading yang di inginkan. Lalu mana yang lebih “jago”, Andrew’s pitchfork atau trendline channel?

FUNGSI INDIKATOR PADA TRADING TREND FOREX

Sebenarnya baik trendline channel atau Andrew’s pitchfork punya kegunaan yang sama, yaitu memberikan tanda pada rentang arah gerak trend sehingga memudahkan trader untuk mengetahui perkembangan trend terbaru. 2 indikator ini menunjukan gambaran ada di titik mana harga akan memantul (reversal) dan menembus (breakout) garis ujung pergerakan harga.

apa-itu-forex

(Source: seputarforex.com)

Gambar di atas merupakan chart USD/JPY dengan timeframe daily. Saat itu pergerakan harga masih belum memperlihatkan trend. Tetapi jika kita menggunakan indikator trendline channel/Andrew’s pitchfork, trend akan mulai tampak.

apa-itu-forex

(Source: seputarforex.com)

MANA YANG PALING UNGGUL?

Untuk menentukan mana yang paling unggul, ada beberapa faktor yang harus di pertimbangkan, Yuk kita bahas sama-sama.

  1. MUDAH

Dari segi penggunaan, Trendline channel dan Andrew’s pitchfork itu mudah digunakan. Yang jadi pembeda hanya teknis penggunaannya saja. Cara menarik garis antara TC dan AP itu berbeda, dan penarikan garis trendline channel lebih gampang dibanding Andrew’s Pitchfork, pasalnya kanal trendline hanya di tarik dari titik tertinggi dan titik terendah. Berbeda dengan Andrew’s pitchfork yang butuh 3 titik yaitu handle, first reaction high dan first reaction low.

    2. AKURASI

2 Indikator ini sebenarnya bersifat subjektif. Artinya, titik-titik utama yang di tempatkan untuk menarik garis itu bergantung pada pemakai-nya. Maka tak heran jika sering ada perbedaan dari setiap trader yang memakai 2 indikator ini.

BACA JUGA: SEBELUM PAKAI INDIKATOR ANDREWS PITCHFORK BACA DULU INI

Untuk indikator trendline channel, jika penempatang swing high dan swing low nya mengalami perbedaan, maka channelnya juga bisa berbeda.

apa-itu-forex

(Source: seputarforex.com)

Sama hal-nya dengan trendline channel, walaupun titik first reaction high dan first reaction low-nya sama, namun jika penempatan titik handle-nya di tempatkan berbeda, kemiringan dalam menyoroti jejak trend jaraknya akan jauh.

apa-itu-forex

(Source: seputarforex.com)

Akan tetapi ada perbedaan yang cukup menonjol, yaitu yaitu terdapat beberapa garis median yang tidak tersedia pada trendline channel. Jadi Andrew’s Pitchfork bisa memudahkan Anda melakukan prediksi yang lebih akurat terkait apakah harga akan melanjutkan trend nya atau malah berbalik arah.

apa-itu-forex

(Source: seputarforex.com)

Bisa dilihat pada gambar chart EUR/USD timeframe D1 menunjukkan bahwa candlestick melakukan pergerakan sebanyak 80% dalam garis median 0.5 dan yang lainnya berada di dalam median 1 (hijau). Itu artinya, Andrew pitchfork bisa memberi prediksi akurat terkait harga apakah bounce atau breakout di garis median ketimbang trendline channel.

3. FLEKSIBILITAS

Biasanya , Andrew’s pitchfork dipakai untuk stock market dan juga komoditas yang pergerakan trend-nya tetap. Sementara untuk pasar forex, trend bisa berganti arah dengan cepat lalu berkonsolidasi dengan waktu yang relatif lama, bisa berhari-hari atau berminggu-minggu. Namun ketika pasar berada dalam kondisi sideways atau ranging, Andrew’s Pitchfork tidak bisa digunakan.

Walupun situasi pasar ranging, garis kanal atas dan bawah trendline channel masih dapat dipergunakan dengan baik untuk batas support dan resistance.

KESIMPULAN

Trendline channel maupun Andrew’s Pitchfork bisa dipakai di semua platform trading dan sama-sama mudah di gunakan. Andrew’s pitchork sangat tepat dipakai sepanjang arah trend forex cukup kuat. Garis-garis mediannya akan memudahkan Anda menganalisa secara akurat terkait trend harga. Sementara trendline channel cocok dipakai ketika kondisi pasar ranging atau sideways. Jadi pilih mana????

Semoga artikel apa itu forex kali ini bisa menjadi solusi dan memecahkan masalah trading Anda.  Oya informasi di atas sebenarnya bisa menambah pundi-pundi kekayaan Anda lho!! Caranya mudah saja, trading menggunakan 2 indikator ini dan jangan lupa gunakan analisa untuk memaksimalkan hasil trading Anda. Mau analisa trading forex akurat dengan akurasi 70% langsung di kirim ke e-mail Anda setiap hari? Klik gambar di bawah yah.

apa-itu-forex

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *